Integrasi Nilai-Nilai Multikulturalisme dalam Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2300Kata Kunci:
Multikulturalisme; Toleransi; Inklusivitas; Moderasi BeragamaAbstrak
Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran sosial peserta didik di tengah realitas masyarakat yang multikultural. Namun, dalam praktiknya, pendidikan Islam masih kerap dipahami secara normatif dan eksklusif sehingga kurang responsif terhadap dinamika keberagaman sosial, budaya, dan keagamaan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai multikulturalisme dalam pendidikan Islam sebagai upaya memperkuat sikap toleran, adil, dan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis buku-buku primer dan artikel jurnal yang relevan dengan tema kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikulturalisme dalam pendidikan Islam mencakup toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan, keadilan dan kesetaraan, serta dialog dan sikap inklusif yang memiliki landasan teologis dan filosofis yang kuat dalam ajaran Islam. Integrasi nilai-nilai tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan kurikulum yang kontekstual, proses pembelajaran yang dialogis dan partisipatif, serta budaya dan lingkungan lembaga pendidikan yang inklusif. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti paradigma eksklusif dan keterbatasan kompetensi pendidik, pendidikan Islam memiliki peluang besar untuk menjadi agen transformasi sosial dalam membangun masyarakat yang damai dan berkeadaban.
Referensi
Ali, Nuraliah, and Syamhudian Noor. “Pendidikan Islam Multikultur: Relevansi, Tantangan, dan Peluang.” Jurnal Hadratul Madaniyah 6, no. 1 (2019): 1–15.
Azra, Azyumardi. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana, 2012.
Baidhawy, Zakiyuddin. “Pendidikan Agama dan Multikulturalisme di Indonesia.” In Pendidikan Islam dan Tantangan Global, 87–104. Jakarta: Kencana, 2010.
Baidhawy, Zakiyuddin. Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga, 2005.
Banks, James A. An Introduction to Multicultural Education. 5th ed. Boston: Pearson Education, 2014.
Freire, Paulo. Pedagogy of the Oppressed. Translated by Myra Bergman Ramos. New York: Continuum, 2005.
Hidayah, Siti Nurul. “Pengembangan Budaya Sekolah Multikultural.” Jurnal Edukasia Islamika 4, no. 2 (2019): 195–205.
Lusiana, and Wandi Alif Firdaus. “Tantangan dan Peluang Multikulturalisme dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2, no. 2 (2024): 115–128.
Madjid, Nurcholish. Islam, Doktrin dan Peradaban. Jakarta: Paramadina, 2000.
———. Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan, 1998.
Mas’ud, Abdurrahman. Menggagas Pendidikan Islam Humanis. Yogyakarta: Gama Media, 2007.
Nuryatno, M. Agus. “Islam dan Pendidikan Multikultural.” Cakrawala Pendidikan 34, no. 3 (2015): 415–427.
Qodir, Zuly. “Pendidikan Islam Multikultural dan Deradikalisasi.” Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam 18, no. 2 (2018): 269–289.
Rosyid, Abdul. Metode Penelitian Kualitatif: Pedoman Praktis Bagi Mahasiswa. Yogyakarta: Deepublish, 2019.
Yaqin, Ainul. “Pendidikan Multikultural dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan Islam 6, no. 1 (2017): 15–30.



