Internalisasi Nilai Karakter Anak Melalui Keterlibatan dalam Tari Jejumputan
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.1988Keywords:
Internalisasi Nilai Karakter, Kearifan Lokal, Tari JejumputanAbstract
Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak signifikan terhadap pembentukan karakter anak, ditandai dengan menurunnya empati, gotong-royong, serta meningkatnya perilaku individualistis. Kondisi ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui pendekatan yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai karakter pada anak melalui keterlibatan mereka dalam Tari Jejumputan, sebuah tari sakral dari Desa Pedawa yang dibawakan dalam rangkaian upacara Saba Nguja Benih. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali peran elemen-elemen tari mulai dari ritual, gerak, iringan, kostum, hingga aturan pementasan sebagai media internalisasi nilai religius, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, empati, serta kecintaan terhadap budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pengalaman estetis, sosial, dan spiritual dalam Tari Jejumputan, anak tidak hanya mempelajari teknik gerak, tetapi juga menghayati nilai-nilai luhur yang membentuk karakter mereka secara holistik. Keterlibatan aktif dalam proses latihan dan pementasan menjadikan tari ini sebagai sarana efektif untuk memperkuat identitas budaya dan membangun karakter anak di tengah tantangan era digital.References
Ardiyani, L. P. C. (2025). SENI TRADISIONAL: TARI JEJUMPUTAN DESA PEDAWA RELEVANSINYA DENGAN KONSEP MANUSIA DAN ALAM. Jnanasiddhanta: Jurnal Teologi Hindu, 7(1), 99-109.
Ardiyani, L. P. C., Pitriani, K., & Jero, N. W. J. (2025). Rejang Pedawa dance as a medium for ethnopedagogical-based adolescent learning. Dharmakirti: International Journal of Religion, Mind and Science, 2(2), 137-151.
Armayani, E., Az-Zahra, F. A. Z. F., Utami, C. D., Hutasuhut, Y. S. H., Rachman, R., & Nasution, F. (2023). Pentingnya Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar Di Era Digital. As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 5(3), 792-796.
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Azis, A. (2021). Tari Simo Gringsing, sebuah upaya melestarikan kearifan lokal sebagai media pembelajaran seni tari di Kabupaten Batang. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 1(1), 69-83.
Dalyono, B., & Lestariningsih, E. D. (2017). Implementasi penguatan pendidikan karakter di sekolah. Bangun rekaprima, 3(2), 33-42.
Dessy, F. (2020). Internalisasi 9 Pilar Karakter Bagi Anak Usia Dini (Doctoral dissertation, Pustaka Senja).
Elvandari, Efita. “Sistem Pewarisan Sebagai Upaya Pelestarian Seni Tradisi.” GETER: Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik 3.1 (2020): 93-104
Fitri, H., Puspita, A. M. I., & Mariana, N. (2025). Exploring Ethnopedagogy Through The “Manten Tebu” Dance to Enhance Character Education in Elementary School Students. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(2), 257-265.
Hartini, H. (2016). Tari Semut Sebagai Media Pengembangan Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar. Premiere Educandum, 3(02), 524993.
Kariasa, I. W. (2021). Eco-spirituality dan pelestarian tradisi pertanian di Bali: Perspektif Tri Hita Karana. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(1), 55–70. https://doi.org/10.23887/jish.v10i1.32145
Keban, Y. B. (2022). Pentingnya pendidikan karakter di era Society 5.0. Jurnal Reinha, 13(1), 56-67.
Mardika, I. G. (2022). Makna Filosofis Kesenian Sakral Buleleng. Jurnal Humaniora, 27(2), 180–195.
Munif, M. (2017). Strategi internalisasi nilai-nilai pai dalam membentuk karakter siswa. EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 1-12.
Ni Luh, S. (2011). Kontribusi Seni Tari Nusantara dalam Membangun Pendidikan Multikultur. MUDRA Jurnal Seni Budaya, 26(02), 126-134.
Pahan, B. P., & Prasetya, A. (2023). Pembinaan Tari dan Musik Tradisional Kalimantan Tengah sebagai Pendidikan Karakter pada Siswa SMKN 1 Kuala Kapuas. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 5(1), 110-121.
Pitana, I. G. 2021. “Fungsi Sosial dan Kosmologis Seni Sakral Bali.” Jurnal Kajian Bali, 11(1): 200–220.
Rahim, I. (2025). Pendidikan Karakter dan Nilai Kearifan Lokal dalam Membangun Teknologi yang Humanis dan Berkelanjutan. Bunga Rampai Pendidikan Pembangunan dan Teknologi, 76.
Sari, H. P. (2023). Pendidikan Karakter di Era Society 5.0: Analisis Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 8(2), 348-361.



