Analisis penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Biologi: Studi Kasus di SMA N 6 Medan
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.1784Kata Kunci:
Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Biologi, Inovasi Guru, Problem-Based Learning, Sekolah Menengah AtasAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Biologi di SMA Negeri 6 Medan, dengan fokus pada kesiapan guru, strategi pembelajaran, kendala yang dihadapi, serta dampak penerapan kurikulum terhadap proses belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan angket yang diberikan kepada guru biologi sebagai responden utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan dengan cukup baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas guru serta keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Guru telah mampu menyusun modul ajar yang sesuai dengan capaian pembelajaran, menggunakan model pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning dan Cooperative Learning, serta berinovasi dalam memanfaatkan media digital dan bahan praktikum sederhana untuk mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium. Kendala yang ditemui meliputi keterbatasan waktu, adaptasi siswa terhadap metode baru, dan perbedaan motivasi belajar antar siswa. Secara keseluruhan, penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 6 Medan dinilai efektif dalam menciptakan pembelajaran biologi yang kontekstual, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.
Referensi
Banat, A., Rahayu, N., & Putri, D. (2022). Pemanfaatan media digital untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran biologi di sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Biologi, 14(2), 115–124.
Ergawati, S., Lestari, I., & Rahman, H. (2023). Tantangan guru dalam menerapkan pembelajaran aktif di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(1), 45–53.
Harefa, Y. (2025). Analisis Kesulitan Guru dan Peserta Didik Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Biologi. Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 29-36.
Ida Astina Laia, N. K. (2025). Peran Mikrobioma Tanah dalam Peningkatan Produktivitas dan Ketahanan Tanaman. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 124-131.
Indarta, Y. J. (2021). 21st Century Skills: TVET dan Tantangan Abad 21 Edukatif. Jurnal Ilmu Pendidikan , 4340-4348.
Latifah, N. &. (2023). Persepsi Guru Biologi Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri Se-Kota Metro. Biodik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 31-46.
Nadlir, M., Setiawan, A., & Munandar, D. (2024). Perencanaan pembelajaran berbasis kompetensi pada Kurikulum Merdeka di sekolah menengah. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 11(3), 201–213.
Rusman. (2020). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. jakarta: rajawali Pers.
Sabriadi, H. &. (2021). Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Pergutruan Tinggi Adaara. Jurnal Manajemen , 175-184.
Siregar, D., & Rahmawati, F. (2023). Penerapan asesmen formatif dan reflektif dalam Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 7(2), 89–98.



