Persepsi Masyarakat Lintas Generasi Terhadap Keberadaan Situs Bersejarah: Kontinuitas dalam Perspektif “Nguri-uri Kabudayan” pada Masyarakat Desa Seputih Kabupaten Jember

Authors

  • Rismayanti Khomairoh Universitas Jember
  • Oililian Marthabella Angelina Universitas Jember
  • Dina Ayu Fitrisia Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.1755

Keywords:

Nguri-uri Kabudayan, Persepsi, Situs Bersejarah

Abstract

Indonesia merupakan negara yang majemuk dan kaya akan warisan budaya, baik budaya benda maupun tak benda. Salah satu jenis dari budaya benda atau tangible culture adalah cagar budaya. Potensi cagar budaya yang ada di Indonesia cukup beragam salah satunya adalah budaya Megalitikum yang persebarannya cukup luas hingga kawasan Ujung Timur Jawa seperti Kabupaten Jember. Penelitian ini difokuskan pada salah satu daerah di Kabupaten Jember yang memiliki peninggalan Megalitikum, yakni Desa Seputih. Salah satu peninggalan budaya Megalitikum di desa tersebut adalah situs Seputih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi serta mengukur awareness masyarakat lintas generasi terhadap keberadaan situs bersejarah. Masyarakat lintas generasi yang menjadi target penelitian ini terdiri dari generasi muda (usia 15-24 tahun), generasi menengah (usia 35-44 tahun) dan generasi tua (usia >65 tahun). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method, yakni metode kuantitatif melalui survei dan metode kualitatif menggunakan wawancara. Hasil temuan dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan persepsi pada masyarakat lintas generasi terhadap situs Seputih yang ditunjukkan dengan, 1) Generasi pertama memiliki reaksi biasa saja terhadap situs Seputih karena kurang mengetahui keberadaan situs. 2) Generasi kedua memiliki kepedulian lebih tinggi terhadap situs Seputih, sehingga mereka menyatakan perlu dilakukan pelestarian pada situs. 3) Generasi ketiga memiliki pengetahuan lebihtinggi terkait situs Seputih, sehingga mereka tidak setuju jika situs Seputih dipindahkan ke museum. Perbedaan persepsi akan memengaruhi perilaku masyarakat yang pada akhirnya akan berdampak terhadap kelestarian situs. Tindak lanjutpelestarian situs Seputih akan dijelaskan lebih lanjut pada penelitian ini.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV. Syakir Media Press. Makassar. Hakim, A. (2021). Analisis Data Kuantitatif Untuk Ilmu-ilmu Sosial. Empatdua Media. Malang.

Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.

Bappenas. (2018). Kelompok Usia. URL: https://sepakat.bappenas.go.id/wiki/Kelompok_Usia . Diakses Pada Tanggal 15 Agustus 2023.

Ekowati, U., Nggonggoek, W., & Utomo, S, S. (2019). Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Peninggalan Situs Cagar Budaya Gua Jepang Dan Upaya Pelestariannya. Historia: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah. 7(1), 131-138. https://ojs.fkip.ummetro.ac.id/index.php/sejarah/article/view/1901

Fauzan. (2023). Hasil Wawancara. Jember. 8 Agustus. Purwanto, H. (2023). Hasil Wawancara. Jember. 8 Agustus.

Halimuhtar, Samholik. (2023). Hasil Wawancara. Jember. 8 Agustus.

Irianto, H.D.S,, Sumarno, & Marjono. (2015). Pemanfaatan Situs Seputih di Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember Sebagai Media Pembelajaran Sejarah. Artikel Ilmiah Mahasiswa. 1(1), 1-10. https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/63598

Litsyana, R. & Hartono, Y. (2015). Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Penanggalan Jawa dalam Penentuan Waktu Pernikahan (Studi Kasus Desa Jonggrang Kecamatan Barat Kabupaten Magetan Tahun 2013). Jurnal Agastya. 5(1), 118-138. http://e- journal.unipma.ac.id/index.php/JA/article/view/898

Palupi, D. (2021). Kebudayaan Megalitik di Situs Sumberpakem Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. (Tesis). Universitas Jember.

Patria, A.S. (2018). Gambar Ilustrasi Buku Sekolah Dasar Ditinjau dari Teori Psikologi Persepsi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Seni. 15–16 Oktober 2014. Surabaya, Indonesia. hlm. 207-213. DOI: https://osf.io/preprints/inarxiv/pe9j4/

Pianto, H. A., Hadi, S., & Nurcholis, A. (2022.) Tradisi Tumpengan: Simbol Kehidupan Masyarakat Jawa. Jurnal Sejarah Kebudayaan Bandar Maulana. 27(1), 58-65. https://e- journal.usd.ac.id/index.php/BandarMaulana/article/view/5807

Prasetyo, B. (2015). Megalitik, Fenomena yang Berkembang di Indonesia. Galangpress. Yogyakarta. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Rozali, Y.A. (2022). Penggunaan Analisis Konten dan Analisis Tematik. Forum Ilmiah Indonesia. 19(1), 68-76. https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Journal-23187-11_2247.pdf

Rustandi, N., & Wibisono, Y. (2020). Persepsi Keagamaan Masyarakat Terhadap Situs Purbakala Gunung Padang Cianjur. Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan. 14(2), 173-189. https://bdkbandung.id/tatarpasundan/jurnal/index.php/tp/article/view/111

Safira, F., Salim, T.A., Rahmi, R. & Sani, M.K.J.A. (2020). Peran Arsip Dalam Pelestarian Cagar Budaya di Indonesia: Sistematika Review. Jurnal Dokumentasi dan Informasi. 42(2), 289-301.

Sulistyo, W.D. (2019). Study on Historical Sites: Pemanfaatan Situs Sejarah Masa Kolonial di Kota Batu Sebagai Sumber Pembelajaran Berbasis Outdoor Learning. Indonesian Journal of Social Science Education. 1(2).

Sumanto. (2014). Psikologi Umum. Edisi ke-1. Center of Academic Publishing Service. Jakarta.

Sumarjono, Swastika, K., Na’im, M. & Pratama, A.R. (2020). Kebudayan Megalitik di Jember: Jejak-jejak dan Tafsir Historisnya. Edisi ke-1. Laksbang Pressindo. Yogyakarta.

Undang-undang No. 11 Tahun 2010. Tentang Cagar Budaya.

Utomo, S.S., Djakariah., Ndoe, F.A., Rato, F.S. & Wisnuwardana, I.G.W. (2020). Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Sekitar Tugu Jepang Terhadap Situs Peninggalan Sejarah Tugu Jepang dan Upaya Pelestariannya. Jurnal Sejarah. 17(2), 70-87. http://publikasi.undana.ac.id/index.php/js/article/view/s488

Zaina, F., Proserpio, L., & Scazzosi, G. (2021). Local Voices on Heritage: Understanding Community Perceptions Towards Archaeological Sites in South Iraq. Journal of Community Archaeology & Heritage. 8(4), 1-18. DOI: https://doi.org/10.1080/20518196.2021.1958615

Downloads

Published

2025-10-19

Issue

Section

Table of Content | Articles