Sekilas Perjalanan Radio Siaran di Indonesia: Transformasi dari Era Kolonial Hingga Digital

Authors

  • Winda Kustiawan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Atika Syalsabila Putri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Rara Ardina Khairi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Lathifah Rahmawati Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Fauzul Azmi Daulay Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Raysa Finarik Rambe Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2615

Keywords:

Radio Siaran; Sejarah Penyiaran; Transformasi Media; Era Digital; Dakwah Islam

Abstract

Radio siaran merupakan salah satu media massa yang memiliki peran penting dalam sejarah komunikasi di Indonesia. Meskipun perkembangan media digital berlangsung sangat pesat, radio tetap mampu mempertahankan eksistensinya melalui berbagai bentuk adaptasi dan transformasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perjalanan radio siaran di Indonesia serta menjelaskan proses transformasinya sejak masa kolonial hingga era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode historis, yang mengandalkan data sekunder berupa kajian pustaka dari buku, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan arsip penyiaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radio pada masa kolonial berfungsi sebagai alat komunikasi yang bersifat terbatas dan dikendalikan oleh pemerintah penjajah, kemudian mengalami pergeseran peran pada masa kemerdekaan sebagai media perjuangan dan pemersatu bangsa melalui pendirian Radio Republik Indonesia. Pada era Orde Baru hingga reformasi, radio berkembang dalam konteks regulasi yang berubah, ditandai dengan munculnya radio swasta dan radio komunitas yang memperluas ruang partisipasi publik. Memasuki era digital, radio bertransformasi menjadi media multiplatform melalui pemanfaatan teknologi streaming, podcast, dan media sosial untuk menjangkau pendengar yang lebih luas. Penelitian ini menegaskan bahwa radio tetap relevan sebagai media informasi, pendidikan, dan dakwah, serta memiliki implikasi penting bagi pembelajaran Praktikum Siaran Radio di Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.

References

Bonini, T., & Monclus, B. (2015). Radio audiences and participation in the age of network society. New York: Editorial Routledge.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Effendy, O. U. (1990). Ilmu komunikasi teori dan praktek. Remaja Rosdakarya.

Flew, T. (2023). Global internet governance in a post-global age. The Digital Media Economy,

Faidah, U. (2021). Radio Sebagai Media Dakwah (Studi Terhadap Program Keagamaan di Radio Suara Banjarnegara). INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 1(2).

Flick, U. (2022). An introduction to qualitative research.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook.

Morissan, M. A. (2008). Manajemen media penyiaran. Jakarta: Prenada Media Group.

Rizaldi, V. N. Studi Gerakan Sosial pada Koalisi Independen untuk Demokratisasi Penyiaran (Kidp) dalam Memperjuangkan Demokratisasi Penyiaran di Indonesia (Doctoral dissertation, Bakrie University).

Sugiyono, S. (2013). Metode penelitian kualitatif. bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-01-23

Issue

Section

Table of Content | Articles