Pengaruh Intensitas Menonton Program “Islam Itu Indah” Trans TV Terhadap Tingkat Pemahaman Nilai-nilai Islam Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2492Keywords:
Intensitas Menonton, Mahasiswa, Pemahaman Nilai-nilai Islam, Program Islam itu Indah, TelevisiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas menonton program “Islam Itu Indah” Trans TV terhadap tingkat pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan jumlah sampel sebanyak 168 responden yang ditentukan menggunakan rumus Cochran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin. Variabel intensitas menonton diukur melalui indikator perhatian, penghayatan, durasi, dan frekuensi, sedangkan tingkat pemahaman nilai-nilai Islam diukur melalui indikator akidah, ibadah, akhlak, dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat intensitas menonton program “Islam Itu Indah” berada pada kategori cukup baik, begitu pula dengan tingkat pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa yang cenderung berada pada kategori cukup baik hingga baik. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dan positif antara intensitas menonton program “Islam Itu Indah” terhadap tingkat pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa, dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,663 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,440. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas menonton memberikan kontribusi sebesar 44% terhadap tingkat pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, program “Islam Itu Indah” dapat berperan sebagai media dakwah yang efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai Islam di kalangan mahasiswa.References
Aep Kusnawan, Komunikasi Dan Penyiaran Islam : Mengembangkan Tabligh Melalui Mimbar, Media Cetak, Radio, Televisi, Film, dan Media Digital (Bandung : Benang Merah Press, 2004). H.10
Anwar Arifin, Dakwah Kontemporer Sebuah Studi Komunikasi (Yogyakarta : Graha Ilmu, 2011), H.112
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE.
Darwanto. Televisi Sebagai Media Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.
Dewi Agustina. Pengaruh Intensitas Menonton Televisi Terhadap Kedisiplinan Anak Dalam Membagi Waktu Belajar di MIN 2 Model Samarinda. E-Journal Ilmu Komunikasi, 4.3, 2016.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.
Kaelan. Pendidikan Pancasila. Cet. 9. Yogyakarta: Paradigma Offset, 2010.
Labib Muhammad, Potret Sinetron Indonesia (Jakarta: Mandar Utama Tiga Books Division, 2002). H.15
Mutia Rahmi Pratiwi, “Interpretasi Khalayak Terhadap Program Acara Islam Itu Indah Di Trans TV”, Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi; Vol 3, No 1. 2014., H.45 https://ejournal.undip.ac.id/index.php/interaksi/article/view/8206
Neuman, W. L. (2020). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches. Pearson.
Nunnally, J. C., & Bernstein, I. H. (1994). Psychometric theory (3rd ed.). McGraw-Hill.
Nurudin, Pengantar Komunikasi Massa, Rajawali Pers, Jakarta, 2007.
Ricke Agsela Tikuasa, Titin Supiani, & Lilis Jubaedah. Pengaruh Intensitas Menonton Video Tutorial Hairdo Melalui Media Sosial Tiktok Terhadap Hasil Belajar Penataan Rambut Siswa (Studi Kasus: Siswa Student Day SMA Plus PGRI Cibinong). Jurnal Profesi Pendidikan (JPP), 2.1, 2023.
Samsul Munir Amin, Ilmu Dakwah (Jakarta:Amzah, 2009).



