Analisis Dampak Pemberian Reward Dan Punishment Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas III Di SD Taman Siswa Pematang Siantar
DOI:
https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2186Kata Kunci:
Reward, Punishment, Minat Belajar, Pembelajaran Bahasa IndonesiaAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Taman Siswa Pematang Siantar, khususnya di kelas IIIA. Kurangnya motivasi belajar, sikap pasif siswa saat kegiatan berlangsung, menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah pemberian reward dan punishment sebagai bentuk penguatan positif dan korektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana dampak pemberian reward dan punishment untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 siswa kelas IIIA SD Taman Siswa Pematang Siantar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi , wawancara , angket dan dokumentasi Teknik analisis data menggunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment yang dilakukan guru berdampak positif terhadap peningkatan minat belajar siswa. Besar dampak pemberian reward berdasarkan hasil analisis angket reward,per item dengan skor tertinggi adalah pada p4 (reward material ) sebesar 94,57%. Persentase rata-rata skor reward adalah 84,23%, yang termasuk dalam kategori Baik. Skor terendah pada p5 (reward simbolik) yaitu 73,91%. Besar dampak pemberian punishment berdasarkan hasil analisis angket dengan skor tertinggi adalah p4 (punishment non-verbal) sebesar 91,30%. Skor terendah pada p6( punishment normatif) dan p8 (punishment psikologis) 81,52%. Persentase rata-rata skor punishment adalah 84,13%, yang termasuk dalam kategori Baik. Hal ini menunjukkan bahwa dampak pemberian punishment terhadap minat belajar pada tingkat yang baik (85,65%). Siswa menunjukkan respon yang positif terhadap kedua strategi tersebut, dan menjadi lebih aktif dalam mengikuti pelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dampak pemberian reward dan punishment dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas III di SD Taman Siswa Pematangsiantar berdampak positif.










