Konsep Mahabbah Dalam Pembentukan Akhlak dan Akidah Islami
DOI:
https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2185Kata Kunci:
Mahabbah, Akhlak, Akidah IslamAbstrak
ABSTRAK
Tasawuf dalam tradisi Islam sebagai pembersihan jiwa dan pembinaan akhlak yang mendalam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis spiritual masyarakat modern telah mengarahkan pada dunia yang mengabaikan dunia spiritual dengan tujuan surga di akhirat, dengan demikian akidah akhlak, etika cinta ilahi dan tasawuf kini menjadi asing bagi masyarakat modern saat ini. Melihat dampak krisis karakter dan akidah akhlak masyrakat akibat modernisasi, maka diharapkan problematika tersebut dapat teratasi dengan cinta Ilahi dan tasawuf yakni pensucian diri, menjernihkan pikiran dan akhlak untuk menjadi manusia religius. Teknis pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan library esearch yang berupa data kepustakaan jurnal ilmiah, literatur dan buku-buku yang relevan dengan topik penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pembentukan karakter serta akidah dan akhlak yang tidak terlepas dari ajaran tasawuf melalui konsep cinta Ilahi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengetahui, dan memahami bagaimana konsep cinta Ilahi dalam tradisi tasawuf dapat membentuk dan memperkuat akidah berupa keyakinan kepada Tuhan, serta akhlak berupa sikap moral dan etika dalam kehidupan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta ilahi searah dengan pembentukan karakter baik dan dapat memperkuat keyakinan pada Allah dengan menerapkan tasawuf pensucian diri yang di barengi dengan etika dan ilmu yang benar. Kesimpulan penelitian ini menyatakan cinta ilahi dalam tasawuf yang dilengkapi dengan pensucian diri memiliki peran dan hal penting dalam kespritual manusia yang dapat memberikan pengaruh positif dalam hidup manusia terutama dalam pembentukan akidah akhlak.










