Sense of Community pada Komunitas Walisongo Runner

Penulis

  • Muhammad Anas Al Irsyad Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia
  • Ainaya Al Fatimah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia
  • Imam Aqil Macca Safrin Lalaki Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia
  • Adiva Fauziah Diswan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia
  • Annisa Arya Ramadhanti Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia
  • Siti Hikmah Anas Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2099

Kata Kunci:

Sense of Community, Walisongo Runner, Komunitas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana sense of community terbentuk dalam Komunitas Walisongo Runner, sebuah komunitas lari yang baru dibentuk oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman subjektif anggota komunitas yang telah bergabung minimal tiga bulan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan dianalisis melalui tahap transkripsi, pengkodean, kategorisasi, hingga interpretasi tematik berdasarkan empat dimensi sense of community dari McMillan dan Chavis (1986), yaitu membership, influence, integration and fulfillment of needs, serta shared emotional connection. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi tersebut muncul secara kuat dalam dinamika komunitas. Anggota merasakan penerimaan sosial, relasi egaliter tanpa hierarki formal, pengaruh timbal balik dalam meningkatkan motivasi berolahraga, pemenuhan kebutuhan fisik-sosial-emosional, serta keterhubungan emosional melalui pengalaman bersama. Temuan ini menegaskan bahwa aktivitas rutin seperti lari bersama dan kegiatan sosial mampu memperkuat identitas kelompok, solidaritas, serta kesejahteraan psikologis para anggotanya. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian sense of community pada konteks komunitas olahraga yang baru terbentuk, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pengembangan komunitas olahraga kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sense of community terbentuk dalam komunitas Walisongo Runner, dengan menelaah pengalaman anggota, faktor-faktor yang memengaruhi rasa memiliki, serta dinamika sosial yang muncul dalam komunitas lari yang baru berkembang.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-12

Terbitan

Bagian

Table of Content | Artikel