Fenomena Workaholic dalam Perspektif Al-Qur’an : Tinjauan Surah An-Naba’ : 9-11 Pada Tafsir Al-Misbah Karya Muhammad Quraish Shihab

Authors

  • Mutia Liza Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia
  • Zulkarnaen Guchi Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia
  • Nurdiani Nurdiani Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1536

Keywords:

Workaholic, Tafsir Al-Misbah, Surah An-Naba’, Moderasi Islam, Keseimbangan Hidup, Kecanduan Kerja, Perspektif Al-Qur’an

Abstract

Fenomena workaholic merupakan perilaku berlebihan dalam bekerja yang mengabaikan kebutuhan istirahat dan aspek kehidupan lain, yang dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena workaholic dari perspektif Al-Qur’an, khususnya Surah An-Naba’ ayat 9-11 berdasarkan tafsir Al-Misbah Muhammad Quraish Shihab. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan kajian pustaka yang menginterpretasikan ayat secara tahlili dan maudhu’i serta kontekstualisasi sosial-kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara bekerja, beribadah, dan beristirahat, dan menganjurkan moderasi untuk mencegah workaholic. Pendekatan tafsir Al-Misbah menekankan pentingnya pengelolaan waktu secara proporsional agar tercipta kehidupan yang sehat, produktif, dan harmonis. Penelitian ini memberikan pemahaman spiritual dan psikologis yang aplikatif untuk mengatasi kecanduan kerja di era modern.

Downloads

Published

2025-07-29

Issue

Section

Table of Content | Artikel