Tabayyun Digital: Praktik Penggunaan Media Sosial pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar
DOI:
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2628Keywords:
Tabayyun Digital, Media Sosial, MahasiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Tabayyun Digital dalam penggunaan media sosial pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Di tengah arus informasi digital yang cepat dan sarat muatan emosional, mahasiswa dihadapkan pada tantangan untuk bersikap kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam menerima serta menyebarkan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam proses, bentuk, dan faktor yang memengaruhi praktik Tabayyun digital mahasiswa. Data diperoleh dari mahasiswa lintas fakultas yang aktif menggunakan media sosial dan dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Tabayyun digital mahasiswa berlangsung secara multi-dimensi, mencakup pemahaman kognitif, verifikasi operasional, analisis kritis konten, pengendalian diri dalam bermedia sosial, penerapan nilai-nilai keislaman, tindakan korektif digital, serta refleksi sosial. Praktik ini tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata dalam interaksi digital sehari-hari. Penelitian ini juga menemukan bahwa praktik Tabayyun digital dipengaruhi oleh nilai keagamaan sebagai landasan moral, faktor emosional dalam merespons konten viral, serta lingkungan sosial yang membentuk sikap dan keputusan mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital berbasis nilai dan etika untuk membangun perilaku bermedia sosial yang kritis, bertanggung jawab, dan berkeadaban di kalangan mahasiswa.
References
Adawiyah, R. & Moch. Bahak Udin By Arifin. (2025). The Role of Islamic Social Media Etiquette in Shaping Students’ Online Behavior: A Case Study of Eighth-Grade MTs Students. Jerp, 3(2), 307–320. https://doi.org/10.70376/jerp.v3i2.380
Afifi, A. A. (2024). Islamic Moral Ethics: The Foundations for Good Governance, Management, and Civilizational Advancement. Perwakilan J. Gov. Dipl. Cust. Inst. Soc. Netw., 2(2), 65–79. https://doi.org/10.58764/j.prwkl.2024.2.84
Alanazi, N. A., Almoajel, A., Tharkar, S., Al-Mutairi, K. M., Mohamad, F. S., & Almatairi, B. S. T. (2025). Perceptions of Executive Decision Makers on Using Social Media in Effective Health Communication: Qualitative Study. Journal of Medical Internet Research, 27, e69269. https://doi.org/10.2196/69269
Auladi, G. A., & Muwahid, F. (2025). Cybersecurity and Moral Responsibility: A Philosophical-Islamic Approach to Digital Trust. TechCompInnovations, 2(1), 53–65. https://doi.org/10.70063/techcompinnovations.v2i1.93
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
E-sor, A., Mahmudulhassan, M., Abuzar, M., Ahmed, E., Khondoker, S. U. A., Riazul, S. M., & Rahman, O. (2025). Islamic Communication in the 21st Century: Principles, Methods, Practices, Digital Transformation and Contemporary Applications. Bir, 3(4), 571–594. https://doi.org/10.69526/bir.v3i4.354
Hadisaputra, H., Nur, A. A., Zahra, A., & Sofyan, M. F. (2025). Perilaku konsumtif mahasiswa melalui aplikasi TikTok Shop ditinjau dari Perspektif Jean Baudrillard: Students' consumption behaviour through the TikTok shop application from the perspective of Jean Baudrillard. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 11(1), 100-121. https://doi.org/10.30738/sosio.v11i1.18038
Jannah, R., & Ayubi, S. A. (2025). Negotiating Ideal Piety in Digital Age: A Mixed-Methods Study Muslim Cyber Ethics in Indonesia. Komunike, 17(1), 115–138. https://doi.org/10.20414/jurkom.v17i1.13904
Labiba, F., & Salama, N. (2025). Islamic Journalistic Ethics in Reporting Student Suicides on DETIK.COM: A Social Responsibility Perspective. Al-Balagh Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 10(2). https://doi.org/10.22515/albalagh.v10i2.12147
Maknuni, J. & Ishaq. (2024). Peningkatan Literasi Digital Dan Etika Bermedia Sosial Bagi Santri Dayah Darul Muta’alimin. Ba, 2(1), 18–23. https://doi.org/10.58477/ba.v2i1.227
Marzuki, M. E., Fatima, N., & Sariningsih, I. (2025). Da’wah Ethics in the Digital Era in Media Transformation and Moral Governance. Altsiq, 10(2), 67–78. https://doi.org/10.31538/altsiq.v10i2.6923
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nasution, N. A., & Frasetya, V. (2025). Ethics and Virality Effects: Netnographic Study on Death-Related Content From Communication and Da’wah Perspectives. Kne Social Sciences, 10(14), 255–265. https://doi.org/10.18502/kss.v10i14.19093
Putra, D., & Ayyaisy, H. I. (2025). Optimizing Digital Technology in Progressive Islamic Education to Enhance Public Literacy and Combat Hoaxes. Mier, 3(1), 63–74. https://doi.org/10.23917/mier.v3i1.9915
Razzaq, D. S. (2025). Virtue in the Viral Age: Ethical Social Media Governance in the Age of Information. Al Basirah, 14(1), 58–70. https://doi.org/10.52015/albasirah.v14i1.8001
Sinaga, H. A. B., & Azhar, A. A. (2025). Literasi Media sebagai Solusi Tabayyun Berita Hoax di Media Sosial pada Mahasiswa FDK. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 464-475.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.



