Komunikasi Empatik Guru Dalam Membimbing Siswa Bermasalah
DOI:
https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2378Keywords:
Komunikasi Empatik, Guru, Siswa Bermasalah, PembimbinganAbstract
Studi ini bertujuan untuk menguraikan fungsi komunikasi empatik pendidik dalam menuntun murid bermasalah serta pengaruhnya terhadap modifikasi tingkah laku murid di institusi pendidikan. Kajian ini memakai pendekatan kualitatif dengan ragam deskriptif kualitatif. Narasumber penelitian terdiri atas guru dan siswa bermasalah yang dipilah secara sengaja. Metode pengumpulan informasi dikerjakan melalui pengamatan, tanya jawab semi-terstruktur, dan pencatatan. Pengolahan informasi memakai model analisis interaktif mencakup pemadatan informasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara kebenaran data dipelihara melalui triangulasi sumber dan metode. Temuan studi memperlihatkan bahwa komunikasi empatik pendidik dihidupkan melalui sikap menyimak aktif, pemakaian bahasa yang tidak menghakimi, serta penyediaan tanggapan yang mendukung. Penerapan komunikasi empatik tersebut dapat menciptakan keyakinan dan keterbukaan siswa, sehingga mendorong transformasi perilaku siswa menuju yang lebih baik. Oleh karena itu, komunikasi empatik pendidik mempunyai peran penting dalam tahapan penuntunan siswa bermasalah di sekolah.










