Gerakan Sekolah Cerdas Berliterasi Dalam Menyaring Informasi Obat Bagi Siswa Generasi Z MA Islamic Center Ali Bin Abi Thalib
DOI:
https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2358Keywords:
Literasi Kesehatan, Informasi Obat, Generasi ZAbstract
Perkembangan teknologi digital menyebabkan siswa Generasi Z sangat mudah mengakses informasi, termasuk informasi mengenai obat-obatan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kesalahan dalam memahami informasi obat, seperti penggunaan obat tanpa aturan yang benar dan kepercayaan terhadap informasi yang tidak valid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Gerakan Sekolah Cerdas Berliterasi dalam meningkatkan kemampuan siswa Generasi Z dalam menyaring informasi obat secara kritis dan bertanggung jawab, serta membentuk sikap kritis dan bijak dalam menerima dan menggunakan informasi kesehatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Penelitian dilakukan di Sekolah Islamic Center Ali bin Abi Tholib dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi informasi obat melalui kegiatan pembelajaran, pembiasaan membaca, serta integrasi nilai-nilai keislaman mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap penggunaan obat yang rasional. Gerakan ini dinilai efektif sebagai upaya preventif dalam membentuk perilaku sehat dan kritis pada siswa. Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Gerakan Sekolah Cerdas Berliterasi mampu memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya informasi obat yang benar, aman, dan berbasis sumber terpercaya.










